Bali tidak hanya identik dengan pantai dan sunset, tetapi juga memiliki deretan gunung dan perbukitan yang menghadirkan panorama luar biasa.
Tempat camping view gunung di Bali semakin diminati oleh wisatawan yang ingin merasakan suasana alam yang lebih tenang, sejuk, dan jauh dari keramaian pusat wisata.
Berkemah di kaki atau lereng gunung memberikan pengalaman berbeda karena Anda bisa menyaksikan perubahan warna langit, lautan awan, hingga sunrise yang dramatis secara langsung.
Camping dengan latar gunung menawarkan suasana yang lebih intim dengan alam.
Udara segar, suara angin yang berhembus di antara pepohonan, dan suhu malam yang lebih dingin menciptakan sensasi petualangan yang autentik. Tidak heran jika aktivitas ini kini menjadi alternatif liburan favorit, terutama bagi mereka yang ingin healing atau sekadar rehat dari rutinitas.
Baca Juga: Tour Bali Murah
Mengapa Camping View Gunung di Bali Semakin Populer?
Popularitas camping view gunung di Bali meningkat karena tren wisata berbasis alam semakin berkembang.
Banyak orang mulai mencari pengalaman yang lebih personal dan tidak terlalu komersial.
Berbeda dengan menginap di hotel, camping memberikan kebebasan untuk menikmati alam tanpa sekat.
Selain itu, Bali memiliki topografi yang unik.
Dalam jarak yang relatif dekat, Anda bisa menemukan gunung aktif, danau vulkanik, hingga perbukitan hijau yang luas.
Infrastruktur jalan menuju kawasan pegunungan seperti Kintamani, Bangli, dan Karangasem juga sudah cukup baik, sehingga akses menuju lokasi camping relatif mudah.
Faktor lain yang mendukung adalah banyaknya spot camping yang kini dikelola dengan lebih profesional.
Beberapa lokasi sudah menyediakan fasilitas seperti area parkir, toilet, warung, hingga penyewaan tenda, sehingga cocok bagi pemula yang ingin mencoba pengalaman camping tanpa ribet.
Rekomendasi Tempat Camping View Gunung di Bali
1. Gunung Batur
Gunung Batur menjadi salah satu destinasi camping paling populer di Bali.
Berada di kawasan Kintamani, gunung ini menawarkan panorama sunrise yang spektakuler.
Banyak wisatawan memilih bermalam di area sekitar kaki gunung atau di titik tertentu yang menghadap langsung ke kaldera dan Danau Batur.
Udara di sini cukup sejuk, terutama pada malam hari. Oleh karena itu, penting untuk membawa jaket tebal dan perlengkapan camping yang memadai.
Sensasi melihat matahari terbit perlahan dari balik gunung adalah pengalaman yang sulit dilupakan.
2. Bukit Mende
Bukit Mende dikenal sebagai spot berburu lautan awan dengan latar Gunung Batur.
Lokasinya relatif mudah dijangkau dan cocok untuk camping santai bersama teman atau keluarga.
Dari puncaknya, Anda bisa menikmati pemandangan perbukitan yang luas dengan udara segar khas dataran tinggi.
Banyak pengunjung datang sejak sore hari untuk mendirikan tenda dan menikmati sunset, lalu bangun dini hari demi menyaksikan sunrise yang memukau.
3. Gunung Agung
Sebagai gunung tertinggi dan paling sakral di Bali, Gunung Agung menawarkan pengalaman camping yang lebih menantang.
Beberapa titik di lereng gunung menjadi lokasi favorit untuk mendirikan tenda sebelum melakukan pendakian.
Pemandangan dari ketinggian sangat memukau, terutama saat cuaca cerah.
Namun, karena statusnya sebagai gunung aktif dan kawasan sakral, penting untuk selalu mengikuti aturan dan arahan pemandu lokal.
4. Bukit Asah
Meski terkenal dengan view lautnya, Bukit Asah juga menghadirkan latar perbukitan dan siluet gunung yang indah.
Lokasinya cocok bagi Anda yang ingin camping dengan panorama luas tanpa harus mendaki terlalu ekstrem. Area camping di sini cukup tertata dan sering menjadi pilihan untuk camping komunitas.
5. Bukit Belong
Bukit Belong menawarkan pemandangan sawah hijau dengan latar Gunung Agung yang megah. Tempat ini relatif lebih sepi dibanding spot lain, sehingga cocok untuk Anda yang mencari ketenangan. Saat pagi hari, kabut tipis sering menyelimuti area sekitar, menciptakan suasana yang syahdu.
Tips Camping Aman di Kawasan Gunung Bali
Sebelum memutuskan untuk camping di kawasan gunung, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Pertama, periksa kondisi cuaca. Kawasan pegunungan di Bali bisa berubah dengan cepat, terutama saat musim hujan.
Kedua, gunakan perlengkapan camping berkualitas, termasuk tenda tahan angin dan sleeping bag yang hangat.
Suhu di dataran tinggi bisa turun cukup signifikan pada malam hari.
Ketiga, patuhi aturan setempat. Beberapa kawasan gunung di Bali memiliki nilai sakral dan adat yang harus dihormati.
Hindari berkata kasar, membuang sampah sembarangan, atau melakukan aktivitas yang tidak pantas.
Terakhir, utamakan keselamatan.
Jika Anda belum berpengalaman, pertimbangkan menggunakan jasa pemandu atau mengikuti open trip agar perjalanan lebih aman dan terarah.
Waktu Terbaik untuk Camping View Gunung di Bali
Musim kemarau antara April hingga Oktober menjadi waktu terbaik untuk camping karena cuaca cenderung cerah dan stabil.
Pada periode ini, peluang mendapatkan sunrise yang maksimal jauh lebih besar.
Namun, jika ingin suasana yang lebih sepi, Anda bisa memilih hari kerja dibanding akhir pekan.
Hindari periode angin kencang atau cuaca ekstrem demi menjaga keamanan selama berkemah.
Baca Juga: Tour Bali Naik Motor




